Beranda > Serpih Kata > Serpih Kata di Sela Masa 12

Serpih Kata di Sela Masa 12


19 Juni 2012
Duhai hatiku yang penuh noda hitam. Wahai amal-amalku yang penuh cacat tambal sulam. Duhai harta yang dianugerahkan kemana saja kubelanjakan. Wahai anggota badanku yang entah untuk apa saja kugunakan. Apa akan selamat di saat nyawa dalam regang… apa akan selamat di kala hari perhitungan. Wahai Yang Maha Besar, wahai pemilik semesta alam… ampunan… ampunan… ampunan-Mu kubutuhkan…

20 Juni 2012
Lihat fungsi bukan demi gengsi…
Lihat kebutuhan bukan menuruti keinginan…
Karena kesederhanaan lebih menyelamatkan, karena kemewahan seringkali menjerumuskan. Harta yang abadi bukan yang dibelikan dalam wujud barang tanpa kemanfaatan, namun yang dbelanjakan demi keridhoan Yang Maha Besar dan demi kejayaan islam…

11 Agustus 2012
Aduhai… untuk apa kau bicarakan aib mereka? apa kau hendak rusak pahala puasa dengan berbuka daging manusia..?

18 Agustus 2012
Berkabung… berkabung atas perginya tamu agung. Tak ada lagi pahala berlipat dan setan-setan pun tak lagi terikat. Bagaimana kan gembira jika tak dirasa taqwa di dada setelah sebulan berpuasa? Betapa merana jika hanya dapatkan lapar dahaga tanpa pahala, tanpa penghapusan dosa, tanpa amal-amal yang diterima…
Taqoballahu minnaa wa minkum…
semoga sebelas bulan ke depan kita bisa bertahan dalam ketaatan setelah berlatih selama Ramadhan… Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H…

23 Agustus 2012
di hari itu… apakah ku kan bisa menjawab segala tanya tentang apa-apa yang telah terlaksana?
di hari itu… apakah kubisa pertanggungjawabkan amanah kehidupan yang dianugerahkan?
di hari itu… akankah aku bisa selamat dengan segala apa yang telah kuperbuat?

23 Oktober 2012
Engkau yang sedang larut dalam kepiluan hingga seakan terasa tak ada sesuatu yang bisa menggembirakan. bukankah nafas itu masih memenuhi rongga paru? Bukankah panca indra itu masih berfungsi layaknya dahulu? Berpikirlah akan nikmat-nikmat yang senantiasa lekat, agar syukurmu pada Yang Maha tak ikut lenyap…

24 Oktober 2012
Tolong wahai pencipta langit dan bumi redagan gejolak di hati ini. sungguh tak pantas benar jika sesama muslim memelihara benci dan dengki, rasa ini tak kusukai, rasa yang menyiksa diri. Menunjukkanku tak miliki kelapangan hati dan seakan tak ridho atas segenap putusan-Mu duhai ilahi. Tolong biarkan cinta ini bersemi pada segenap pencinta-Mu dan para pencinta Nabi

25 Oktober 2012
Saat kurasa hidup hanya akan menambah dosa dan kematian hanya akan mempercepat siksa. Kemana kan kulangkahkan kaki mencari asa? Hanya pada-Nya, hanya pada-Nya sebelum nyawa tercekat di kerongkongan Ia senantiasa melimpahkan rahmat dan nikmat yang bisa diharap…

26 Oktober 2012
Ratapku hanya pada-Mu, karena hanya kaulah yang kuasa atas segala sesuatu. Hamba akhir zaman ini yang hanya miliki secuil keimanan di hati mengharap belai kasih-Mu. Tolong, jangan bebani dengan hal yang membuatku ingkar akan kenikmatan yang telah Kau anugerahkan. Jangan beri cobaan yang menjadikan amarah atas segala ketentuan yang Kau putuskan. Duhai Rabbku kasihani daku, pada siapa lagi kujadikan hati terpaut kecuali pada-Mu wahai Yang Maha Lembut.

27 Oktober 2012
Mereka bilang kehidupan hanya menunda kekalahan? Bagaimana mungkin demikian, bahkan setelah akhir kehidupan ada pembalasan. Kekalahan atau kemenangan setelah kematian akan tampak nyata sebanding dengan tingkah laku manusia selama ia rasakan detak jantung di dada saat berada di alam fana….

28 Oktober 2012
Duhai diri, Cobalah bertahan, teruslah bersabar atas kepahitan. Sampingkan hasrat-hasrat yang kau inginkan yang tak berhubungan dengan tujuan, demi menyelesaikan harapan yang ingin kau genggam. Tak kah kau ingat pesan Thariq bin Ziyad di Gibraltar setelah ia bakar kapal para pasukan, “Jika kalian bersabar sedikit menghadapi kesulitan, niscaya kalian akan bersenang-senang dengan kenikmatan dalam waktu yang panjang.”

29 Oktober 2012
wahai diri kenapa juga masih saja dari tenaga sisa kau berikan pengabdian pada-Nya? Sarat kekurangan cacat-cacat dlm peribadatan dan kau masih bisa tertawa penuh kesenangan. Apa yang kau tertawakan? atas hal apa kau sunggingkan senyuman? atas kemaksiatan yang berulang? atas kesia-siaan yang terus saja dilakukan? bagaimana kan gembira jika pengabdianmu tiada nilainya? Duhai diri apa kau tak malu dengan tingkahmu itu?

30 Oktober 2012
Wahai diri, kebaikan sikap yang kau dapat bukan sekedar usaha mandiri atau pun datang atas kekuatan sendiri. Apakah kau lupa akan peran-Nya? Bisa saja ia cabut segalanya. Ketaatan, kepatuhan, prinsip-prinsip kebaikan, bahkan keimanan dan keislaman. Bisa jadi Ia beri cobaan yang demikian dan menenggelamkanmu dlm keingkaran. Sungguh kita tak kuasa atas segala yang kita punya. Semua tak lepas dari anugerah dan kasih-Nya. wahai diri apa kau masih hendak busungkan dada di hadapan kekuasaan-Nya?

31 Oktober 2012
Maka tak sepantasnya kupandang rendah orang-orang yang melakukan keburukan atau orang yang di mataku jauh dari kebaikan. Karena bisa jadi derajat mereka melampaui diri ini di sisi Ilahi suatu saat nanti. Lihat saja diri sendiri dengan keburukan-keburukan yang masih lekat, amal-amal penuh cacat, pengabdian dengan bercabang-cabang niat. yah, jalan panjang perbaikan diri, masih banyak yang harus dibenahi…

1 November 2012
Wahai diri, tetaplah berhusnudzon! Husnudzon, setelah kejatuhan yang berulang. Husnudzon setelah kegagalan demi kegagalan. Husnudzon, setelah segala harap dan keinginan tak juga dalam genggam. Husnudzon, bahwa yang diterima adalah yang terbaik yang dipilihkan oleh Rabb Penguasa Alam. Husnudzon, bahwa Ia tak pernah melupakan hamba-Nya yang beriman. Husnudzon, bahwa ada akhir yang indah setelah semua kesuraman dan kepahitan…

2 November 2012
Saat sekali lagi hati terpaut, tentunya ada kerinduan dan keinginan yang merajam. Namun jika hanya sekedar akan timbulkan sakit yang terulang maka sepantasnya gejolak hati itu diredam, ditahan agar tak terlalu dalam merasakan getar yang hanya akan berakhir dengan rasa kecewa dan penyesalan. Wahai diri apakah kan kau ulang kesalahan yang sempat membuat hati pekat penuh karat?

3 November 2012
Allahumma….
wahai Yang Maha Kuasa
duhai Yang Memiliki alam semesta
Anugerahkan kesabaran dalam dada atas segala coba, atas segala pahit dan sakit yang melanda.
Dan jadikanku senantiasa bersyukur dengan apa-apa yang masih ada. Jangan masukkanku dalam golongan ingkar hanya karena cobaan dan satu dua nikmat yang hilang… Allahummaj’alnii minasy syakiriin waj’alnii minash shobiriin…

6 November 2012
Kuputar lagi, kuulangi lagi, berkali-kali. Hingga mata berkaca, hingga rasa satu jiwa muncul seperti sedia kala, hingga gemuruh hati dipenuhi rasa tuk kembali peduli. Maafkan aku saudaraku, maafkan aku yang larut dalam lena dengan kepedihan semu yang tak ada nilainya! Sungguh, sakitmu lebih pedih dari yang kurasa.
Betapa ku tak tahu malu saat hari-hariku dlm rintihan karena sedikit benturan. Tak seperti benturan yang kalian rasakan, tak sebanding dengan luka yang kalian dapatkan. Bertahun dalam pendudukan, penjajahan dan tertimpa kedzoliman kalian tetap bertahan penuh kesabaran. Hanya doa yang bisa kupanjatkan….
Wahai Rabb anugerahkan kemenangan dan kembalikan Al Quds dalam pangkuan Islam…

8 November 2012
Wahai diri…
Apa mungkin kau bisa menggapai tujuan jika semangatmu kian memudar? Apa mungkin kau kejar ketertinggalan jika hari-harimu diisi dengan penundaan demi penundaan tanpa ada kesungguhan? Tentu saja tidak akan!
Wahai diri, ini saat beramal bukan berangan. ini saat berbuat bukan berdebat. Tinggalkan keraguanmu dan segeralah melaju…

9 November 2012
Ujub tanpa wujud. merasuk menusuk membuat hati membusuk…
Duhai diri tak kah kau waspadai rasa bangga diri yang kan membuatmu rugi di akhirat nanti?

16 November 2012
Wahai umat yang mengikrarkan dua kalimat syahadat, yang mengakui kenabian Muhammad, yang menjadikan Ka’bah sebagai kiblat! Bukankah kita bersaudara? bukankah kita ini satu raga? Saat ada luka tak kah kau juga rasa? Wahai umat yang mendunia! Doa! Doa! untuk Gaza! untuk Syria! untuk Rohingya! untuk semua bumi muslim yang teraniaya!

29 November 2012
Butuh ide-ide kreatif untuk mengubah sesuatu yang sepintas hanya membuat kotor dan memakan tempat menjadi sesuatu yang bermanfaat…
Kadang hal sederhana akan lebih mengena dan bisa langsung dirasa manfaatnya….

30 November 2012
Ada banyak hal yang tidak disangka, tak sedikit alur yang ada tak sesuai dengan rencana, esok hari adalah sebuah misteri. Mencoba meyakini bahwa setiap yang terjadi itulah yang terbaik bagi diri…

29 Januari 2013
Cinta itu ada yang hadir tanpa diminta. Ada yang tumbuh karena sering berjumpa. Ada juga yang harus dipaksa…

24 Maret 2013
Bukan dengan akal dan tenaga sisa-sisa, namun sepenuh jiwa….

26 Maret 2013
Dalam salah satu cabang kemunafikan… dalam salah satu cabang kemunafikan…
akankah kerak neraka yang akan menjadi bagian… Allahumma ajirnaa minannar..

===========================================================
Rangkai kata di atas merupakan kumpulan status dari akun FB “Tiada Nama (Ardhi el Mahmudi)

Iklan
Kategori:Serpih Kata
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: